peran kimia analitik di berbagai bidang keilmuwan
1. Pengantar Kimia Analisis Kuantitatif

Apa Sih Peran Kimia Analisis Dalam Dunia Sains & Teknik?

Kimia Analisis adalah salah satu dari lima subdisiplin ilmu kimia (Biokimia, Kimia Organik, Kimia Anorganik, Kimia Fisika, dan Kimia Analisis) dimana cabang ilmu ini berurusan dengan pemisahan materi, identifikasi, serta kuantitasnya. Kimia analisis juga dapat didefinisikan dengan disipilin ilmu yang mengembangkan metode serta menyebarkan metode dan instrumen yang layak guna mendapatkan informasi terkait komposisi dan struktur materi, jenis, jumlah energi yang dimiliki, dan susunan geometri atom dalam molekul yang terdapat di dalam suatu sampel.

Kimia analisis memegang peran penting tidak hanya untuk empat subdisiplin ilmu kimia itu sendiri akan tetapi sains ini juga diperlukan diberbagai cabang ilmu yang lainnya seperti kedokteran, biologi, lingkungan, pertanian, material, geologi, astronomi dan lainnya.

Berikut contoh peranan kimia analisis diberbagai bidang keilmuwan. Berapa banyak kadar oksigen yang ada dalam darah diperiksa dilayanan kesehatan untuk membantu dokter memeriksa penyakit pasien. Ahli molekular biologi meggunakan instrumen PCR guna menghitung jumlah virus yang ada dalam makhluk hidup. Pemerhati lingkungan mengunakan kimia analisis guna menghitung jumlah polutan yang telah mencemari lingkungan dan tentu saja astronom memakai instrumen khusus untuk dapat menganalisis komposisi bintang di alam semesta.

Dalam prakteknya, proses pemisahan kemudian identifikasi, dan dilanjutkan dengan perhitungan kuantitas bisa jadi menyertai keseluruhan proses analisis atau bisa juga digabungkan dengan metode yang lainya. Proses pemisahan dilakukan untuk mengisolasi zat yang akan diteliti atau ditentukan kuantitasnya (biasa disebut sebagai analit), kemudian analit ini dilakukan proses identifikasi (kualitatif analisis), dan bila kita sudah dapat mengidentifikasi analitnya maka kita menentukan berapa banyak jumlahnya (kuantitatif analisis).

Kimia Analisis Klasik dan Modern
Teknik yang dipakai dalam kimia analisis bisa dibedakan menjadi dua macam yaitu metode klasik dan metode modern. Metode klasik biasa juga disebut sebagai metode basah sedangkan metode yang modern lebih terhadap penggunaan instrumen.

Metode Klasik dalam Kimia Analisis Kualitatif
Teknik kimia analisis kualitatif klasik menggunakan metode pemisahan dapat dipakai dengan cara sebagai berikut,

Presipitasi, adalah proses mereaksikan analit yang biasanya berada dalam larutan dengan pereaksi tertentu hingga membentuk zat yang tidak mudah larut disebut sebagai endapan yang mengendap di bagian bawah larutan. Endapat ini kemudian yang diteliti untuk diidentifikasi.

Ekstraksi, adalah metode pemisahan analit dari sebuah sampel dengan memanfaatkan dua fasa zat yang tidak bercampur satu dengan yang lain. Contoh sederhana ekstraksi adalah memisahkan zat organik dari larutan berpelarut air dengan menggunakan pelarut organik.

Distilasi, merupakan proses dengan menggunakan evaporasi dan kondensasi untuk memisahkan campuran cairan. Teknik yang dipakai adalah perbedaan titik didih atau perbedaan volatilitas berbagai macam zat yang terdapat didalam campuran.

Teknik identifikasi kualitatf
Proses identifikasi kualitatif dapat didasarkan pada bau, warna, titik didih dan titik lebur, sifat radioaktif, atau reaktifitas analit.

Metode Kalsik dalam Kimia Analisis Kuantitatif

Gravimetri, menggunakan teknik presipitasi atau volatilasi untuk menentukan massa dari analit.

Volumetri, sejumlah volume tertentu reagen ditambahkan ke dalam sejumlah volume tertentu analit. Hasil reaksi stoikiometri antara reagen dan analit ini dapat digunakan untuk menentukan berapa banyak analit yang terdapat didalam sampel.

Teknik Elektoanalisis, melibatkan proses pengukuran sifat kelistrikan dari analit seperti arus listrik, potensial, hambatan (resistensi), atau muatan listrik.

Metode Modern dalam Kimia Analisis
Dengan metode ini proses identifikasi dan penentuan kuantitas dapat dilakukan secara terpisah atau bersamaan di dalam satu alat.

Kromatografi
Teknik ini menggunakan fasa bergerak yang berisi campuran yang selanjutnya dilewatkan dalam fasa diam. Karena kecepatan setiap partikel campuran didalam fasa diam berbeda-beda maka campuranpun dapat dipisahkan dan dihitung kuantitasnya.

Teknik Spektroskopik
Teknik ini didasarkan pada pengukuran interaksi antara radiasi elektromaknetik dengan atom analit, molekul analit atau radiasi yang dihasilkan oleh analit. Sebagai hasilnya berbagai metode akhirnya muncul guna menentukan kuantitas analit seperti rasio massa terhadap molekul bermuatan seperti yang digunakan dalam spektrometri, laju peluruhan radioaktif, panas reaksi, laju reaksi, konduktifitas termal sampel, aktifitas optis, dan indeks refraktori.

Referensi:

  1. https://www.researchgate.net/publication/232238677_Analytical-Chemistry_-_Todays_Definition_and_Interpretation
  2. https://www.news-medical.net/life-sciences/Analytical-Chemistry-Techniques.aspx
  3. https://en.wikipedia.org/wiki/Analytical_chemistry
  4. Fundamental of Analytical Chemistry 8th edition, Douglas A. Skoog, Donald M. West, F. James Holler, and Stanley R. Crouch, Thomson Brooks/Cole

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.